Kamis, 16 Juni 2016
Tau nggak sih cara untuk menyimpan barang kenangan? yaitu dengan memasukkannya ke dalam kardus, dan aku menyebut kardus itu Kardus Kenangan!!
Hal terberat yang harus kamu lakuin dengan kardus kenangan adalah membuka nya kembali dan semua barang kenangan yang telah kamu simpan akan terlihat dan akan terlintas di pikiran mu tentang kenangan-kenangan dari barang-barang tersebut.
Itulah yang baru saja aku lakukan, menarik kardus-kardus itu dari kolong tempat tidurku dan mencari barang yang aku perlukan dan tanpa sengaja aku menarik kardus (sialan) kenangan itu. Terlintas beberapa kenangan dari barang-barang yang aku simpan, mulai kenangan buruk hingga kenangan manis. Aku memang tidak mengingat semua kenangan-kenangan itu, tapi ada satu kenangan yang masih melekat di pikiran ku, bahkan hingga saat ini. Yaitu kenangan tentang ______. I can't explain it in here, for some reason.
Yap, kenangan itu terlintas hingga membuatku sedikit menyesal mengapa aku menarik dan membuka kardus itu. Hingga saat aku tertidur aku bermimpi tentang kenangan itu, kenangan yang membuat aku rapuh dalam beberapa minggu di tahun-tahun yang lalu. Tertidur 2 kali dan memimpikan hal yang sama, padahal aku sudah berdoa sebelum tidur, tapi siapa yang tahu, yang mengatur mimpi kan bukan aku. Hingga saat aku terbangun aku merenung, "Mengapa aku mimpi hal semacam itu dengan orang itu pula, orang yang telah menjadi kenangan dalam hidupku". Berkali-kali aku berfikir mulai dari perjalanan ke kampus hingga saat ini, hingga aku menulis postingan ini.
“Kalian ingin selalu mengingat kenangan manis, sedangkan aku malah ingin
melupakan. Bahkan aku berharap kenangan itu tidak pernah ada. Dengan
begitu, tidak ada yang perlu kutangisi.”
―
Prisca Primasari,
Evergreen