Rabu, 22 Februari 2017

0

Between Mountain, Shoulder, and Ocean

If you're not the one, then why does my soul feel glad today?
If you're not the one ,then why does your hand fit mine this way?
I'll never know what the future brings, but I know you're here with me now
We'll make it through and I hope you're the one I share my life with
I don't want to run away but I can't take it I don't understand
If I'm not made for you, then why does my heart tell me that I am
Is there anyway that I can stay in your arms?

Rangkaian kata yang cukup bikin baper untuk malam ini wkwkwk, sebenarnya ini lirik lagu nya Daniel Bedingfield dengan judul If You're Not The One yang sudah aku modifikasi dan aku ambil beberapa kalimatnya sih hehehe.
Antara gunung, pundak, dan lautan?
Apasih hubungan dari semua itu? Intinya dan pokok permasalahannya sih cuman aku dan Tuhan ku yang tau hehehe, tapi aku bakal ngasih bocorannya kok, dikit tapi gak banyak.
Aku pernah nulis beberapa kalimat dibagian paling belakang buku catatan ku, biasakan namanya juga pelajar mayoritas bagian belakang dari buku catatan banyak coretan, gambar, dan curhatan. Inilah beberapa rangkaian kata yang pernah aku tulis
"Dari ketinggian sebuah gedung aku dapat melihat beberapa puncak gunung yang menjulang tinggi. Apakah engkau ada dibalik sana?"
"Aku melihat sebuah hamparan lautan membentang dengan luasnya begitu indah cantik namun terkadang menyeramkan karena aku takut akan volume air yang banyak aku takut dengan kedalaman yang dimiliki oleh lautan itu, namun jika untuk mendapatkan sesuatu aku akan melawan rasa takut ku, aku akan tetap maju tanpa harus mempedulikan rasa takut ku itu. Apakah engkau akan seperti itu untuk menuju kepadaku? Apakah engkau akan berjuang sekeras mungkin untuk menuju kepadaku? dan apakah engkau berada dibalik lautan itu atau bahkan engkau sedang berada di lautan itu?"
"Saat aku berjalan dan akan terjatuh rangkulah pundak ku ini, rangkulah dengan kuat dan tuntun lah aku hingga aku bisa berjalan tegap kembali sehingga kita bisa berjalan berdampingan dengan tegap dan santai menikmati hari - hari indah bersama bergandengan tangan menyusuri dan menikmati indahnya dunia ini."
.
.
.
.
Sekian
.
.
.
.
untuk hari ini
Photo of today 

Rabu, 15 Februari 2017

0

How to Open?

Hai
.
.
.
.
.
.
Hai
.
.
.
.
.
.
Hai ........

Alhamdulillah kabar ku baik wkwkwkwk, hari dimana aku nulis ini adalah di hari Rabu tanggal 15 Pebruari 2017. Dimana hari ini ditetapkan sebagai libur nasional dikarenakan adanya pencoblosan *what pencoblosan?*. Mumpung lagi bikin latihan untuk assessment Implementasi Desain Antarmuka Pengguna dengan materi html. Iya, html yang kaya membuatkan pesan script untuk alien itu. Meskipun script nya kayak bahasa alien tapi hasil nya nggak gitu kok, hasilnya bakalan WoW banget *kalo udah jago sih hehehe.

Nah kan sekarang judulnya how to open ya, enakn ya how to open apa nih? How to open tutup botol? How to open the door? How to open bungkus In**mie jumbo? atau how to open my heart? Kayaknya yang terakhir lebih enak sih ya hehe.

HEART, rada sensitif sih kalo ngebahas masalah ini apalagi yang dibahas my heart a.k.a hatinya Anggit Budi Indrianingrum. To the point ajalah capek basa basi dari tadi basa basi mulu -_-, beberapa hari yang lalu ada beberapa temen yang nanyain "KENAPA MASIH JOMBLO? BELUM BISA MOVE ON?", eh kampret aku udah move on ya, aku sekarang nggak selalu ingat dia terus menerus yah meskipun masih inget dikit - dikit sih kan wajar ya namanya juga memori pas bakalan kebuka juga meskipun gak semuanya dan pertanyaan tentang kenapa masih jomblo itu nggak tau kenapa aku masih nyaman aja sama keadaan ku yang sekarang ini, hidup tanpa kekasih hati yang selalu memberikan perhatian mu setiap saat dan setiap waktu, aku masih sangat nyaman hidup didampingi dengan orang tua dan teman - teman seperjuanganku. Aku lebih nyaman seperti ini, hidup bebas tanpa harus memegang smartphone untuk membalas pesan dari kekasih hati. Entah aku masih merasa takut untuk membuka hati kepada orang lain dikarenakan sakit hati yang pernah kurasakan dulu. Dulu aku sangat percaya bahwa hubungan pada saat itu akan membawa ku menuju sebuah hal yang dinamakan kebahagiaan, namun ujung - ujungnya aku malah jatuh, merasakan sakit, merasakan sedih, seolah - olah saat aku terjatuh pada saat itu aku adalah orang yang paling sedih diseluruh dunia, padahal sih enggak. Berfikir ku seperti ini, aku punya hati dan perasaan aku nggak mau aku merasakan sakit apalagi dengan hati dan perasaan, itu. Itulah alasanku kenapa aku masih jomblo saat ini, karena aku masih nyaman dengan keadaan ku sekarang dan aku nggak mau meletakkan hati dan perasaan ku ini ke orang yang salah.

But how to open my heart untuk orang - orang kedepannya? Ga tau sih, kenapa masih bingung juga so sad. Entar ah, mau mikir dulu.

Bye
.
.
.
.
.

See you